Senin, 09 April 2018

Museum House of Sampoerna




Museum House of Sampoerna-
Surabaya mempunyai banyak sejarah yang terbukti dari bangunan kolonial yang banyak memikat wisatawan, seperti Museum House of Sampoerna yang dekat dengan kawasan Jembatan Merah.Museum Sampoerna atau yang lebih dikenal dengan nama House of Sampoerna. Salah satu museum rokok yang terletak di Surabaya.


Dengan bangunan yang bergaya kolonial Belanda dengan 4 pilar besar yang bertengger di depan gedung utama. Bangunan megah bergaya kolonial Belanda yang dibangun sekitar tahun 1862. Saat ini merupakan situs bersejarah yang dilestarikan.
Awal bangunan ini merupakan panti asuhan putra yang dikelola oleh pemerintah Belanda. Lalu, bangunan ini dibeli oleh Liem Seeng Tee pendiri Sampoerna pada tahun 1932 dan dijadikan tempat pertama produksi rokok Sampoerna. Akses menuju House of Sampoerna yang beralamat di Jl Taman Sampoerna 6, Surabaya.
Di komplek museum ini terdiri dari beberapa gedung. Gedung yang paling besar dijadikan museum dan dijadikan tempat produksi salah satu merek rokok yaitu Dji Sam Soe. Ada 2 gedung lagi yang tepat berada di samping kanan dan kiri gedung utama. Gedung sebelah kanan yang dijadikan rumah tinggal Keluarga Sampoerna. Sebelah kiri dijadikan cafe dan tempat galeri seni yang unik.
Aroma tembakau akan terasa saat pertama masuk di dalam area museum. Pada saat didalam museum, dapat minta bantuan penjelasan tentang sejarah singkat museum dan silsilah Keluarga Sampoerna. Dari beberapa keterangan jelas dan lengkap, tertulis di sana baik manual maupun digital.
Di ruangan paling depan terdapat lukisan pendiri sampoerna dan beberapa keluarganya. Dengan meja dan kursi tertata rapi , terdapat juga beberapa koleksi gaun kebaya Keluarga Sampoerna. 
Di samping kiri pintu terdapat replika lapak kelontong yang digunakan berjualan pada saat merintis salah satu pabrik rokok terbesar di Indonesia ini. Beberapa macam tembakau ada di dalam pigura yang ada.

Hanya tersekat tembok terdapat ruangan yang memajang beberapa foto Keluarga Sampoerna dan foto siapa saja yang berperan memajukan pabrik rokok ini. Beberapa koleksi korek api zaman dahulu dan koleksi kamera tua yang sudah berumur puluhan dan ratusan tahun juga ada.
Pada ruangan belakang ada beberapa koleksi mulai dari mesin printing kuno yang pernah dipergunakan untuk mencetak gambar di bungkus rokok. Sepeda motor kuno pabrikan Cekoslovakia dengan merk 'Jawa' yang dibuat kira-kira tahun 1960. Dan koleksi andong yang dipergunakan sang pendiri Sampoerna sebelum memiliki mobil.
Ada alat-alat labolatorium yang dipergunakan pertama kali untuk menguji hasil kualitas bahan baku dan hasil produksi pabrik rokok Sampoerna.
Di lantai 2 terdapat galeri toko yang menjual pernak-pernik suvenir khas Surabaya yaitu khas Museum House Of Sampoerna. Di lantai 2 bisa secara langsung melihat aktivitas produksi salah satu merk rokok kretek milik Sampoerna.
Sekitar 400 orang mayoritas perempuan berjejer rapi di depan meja dengan berbagai alat dan bahan untuk membuat rokok. Masing-masing orang bisa menghasilkan 300 batang rokok per jam.
Agenda yang ditawarkan di Museum HOS adalah keliling Surabaya Dengan rute keliling Kota Tua Surabaya, melewati gedung tua, tempat-tempat bersejarah yang ada di Surabaya. Untuk jadwal bus yang mengangkut para wisatawan dimulai pada pukul 09.00-10.00 WIB, 13.00-14.00 WIB, 15.00-16.00 WIB.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar